Postingan

Menampilkan postingan dari 2016
Sedikit Tentang Damaskus Tulisan bersambung ini saya hadiahkan untuk semua umat muslim yang ingin mengenal lebih dekat kota Damaskus dari sisi pandang pribadi saya, khususnya bagi mereka yang pernah menghirup udara segar kota penuh berkah ini. Saya hadiahkan juga kepada para pelajar, penuntut ilmu yang masih bermukim atau pun yang telah pergi meninggalkan kota ini sebagai sedikit pelepas rindu. Rindu akan segarnya udara, semerbak yasmin,  moya fijeh . Rindu akan  tauzi ’ di tiang-tiang Masjid Umawi,  tauzi’  subuh di jami’ Mansur & jami’ Nabulsi. Rindu akan taraweh di jami’ kubah merah. Rindu akan sapaan pribumi “ anta tholib ? Kamu seorang pelajar?”. Rindu dengan gang-gang sempit yang diapit oleh bait ‘arobi, rumah jadul khas arab yang menyejukkan hati. Rindu dengan puasa di musim panas yang suhunya bisa mencapai 46 derajat, menahan lapar dan dahaga selama 16 jam. Rindu akan musim dingin, coklatnya gunung Qosiyun berubah menjadi putih, diselimuti salju. Ar...