Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Bincang Tentang Pernikahan

alhamdulillah.. assholatu wassalam ala Rosulillah.. apa kabar sahabat blogger semuanya?! (dah macem kea banyak jja pembaca blognya.. whehehe) lama sudah tak membuka blog ini. maklum lah, lagi ujian. alasan aja sih padahal ya.. emang males nulis. dan sekarang, lagi ada niat untuk belajar nulis lagi. doain ya.. semoga istiqomah.. aamiin. akhir-akhir ini, saya lagi deket dengan seorang gadis.. ciee.. suatu yang wajar kan kalau anak adam kepincut sama keturunan hawa. it's normal guy! apalagi umur saya yang sekarang mendekati usia pantas untuk menikah. beuh.. rasanya pengen banget cepet-cepet jabat tangan wali dari putri salju idaman sambil ngucapin qobiltu nikahahaa (saya terima nikahnya..). Allahumma akrimnii biman yuqorribunaa ilaik (ya Allah anugerahkan lah kami seseorang yang menjadikan kami dekat kepadaMu). tadi malam, saya berbincang-bincang lama dengan teman dari China. seputar pernikahan. perbincangan itu terjadi untuk mengompori seorang kawan yang sudah suka sama seoran...

Yusuf & Zulaikha

Entah dendam apa yang membuatnya seperti itu kepada wanitanya. Seharusnya kejadian beribu tahun yang lalu tak perlu diungkit-ungkit sebagai alasan untuk menuntut balas. Ranting pohon bergoyang, rerumputan berdendang, bendera besar merah putih hitam dengan dua bintang hijau di atas tiang tengah kota itu pun berkibar, tanda angin tak sedang sepi. Berbeda dengan gadis itu. Dia duduk terbengong, tatapan matanya kosong menampakan suasana hatinya yang lagi sepi. “ min halla wa royih sirtii lahalik, ana maa bikun ma’ik wa laa bsyufik , dari sekarang dan selanjutnya, kamu akan sendirian, aku tak akan bersamamu lagi dan tak akan melihatmu lagi". Kata-kata itu masih terngiang jelas. Orang yang melontarkan kata-kata itu pun masih tergambar dalam ingatannya tanpa samar. Ya, Yusuf lelaki idamannya. Lelaki yang selalu ia temui di pertigaan Syamdeen square saat pergi hendak kuliah. Lelaki yang bisa memberikan kesan indah saat pandangan pertama. Lelaki yang bisa mengusik hatinya d...

Kurtlar Vadisi Pusu (antara cinta tanah air dan orang-orang yang dia cintai)

Gambar
“hanya karena aku tak mampu tinggal bersamamu, maafkanlah aku! Hanya karena kebahagiaanmu bukan menjadi yang paling penting bagiku, maafkanlah aku! Hanya karena aku tak mampu terus bersamamu dan tak mampu menjadi bapak dari anak-anakmu, maafkanlah aku! Hanya karena aku bukanlah lelaki biasa, maafkanlah aku! Hanya Karena aku bukanlah menjadi seseorang yang kamu pilih, maafkanlah aku! Hanya karena aku tak mampu menghabiskan umur hidup ini dan tak mampu selalu muncul di matamu, maafkanlah aku! Hanya karena aku tak mampu tetap tinggal bersamamu seumur hidup dan tak mampu memberikan nafas terakhir untukmu, maafkanlah aku! Hanya karena aku tak mati karena mencintaimu dan tak mati sebagai pengganti dari kematianmu, maafkanlah aku! Kenapa sekarang kamu ingin mati, kenapa sekarang kamu ingin pergi?! Hanya tinggal satu hal yang ingin aku katakan padamu, Rahaf. Aku mencintaimu. Aku sangat mencintaimu” kalimat panjang yang dikatakan oleh seorang pemuda yang sangat mencintai wanita yang tenga...

Tentang Cinta & Kadar Kecewa

Gambar
Lama sekali rasanya saya tidak ngeblog, maklumlah, saya bukan penulis handal (lagian siapa yang bilang saya penulis handal). Saya juga bukan tipe manusia yang hobi menulis. Ditambah, minggu-minggu ini saya disibukkan oleh paper beserta presentasinya yang harus diselesaikan, paling akhir, 1 Maret 2014. Ya, tepat hari ini. syukurlah, semua itu bisa saya lewati dengan baik. Alhamdulillah Robbil’alamin. Syaikh Ali Thontowi, dalam sebuah buku yang pernah dia tulis, saya menemukan satu motivasi yang mendorong saya untuk menulis. Saya lupa terjemahan secara harfiahnya, yang saya ingat “hendaklah kamu, ketika malam, menulis apa saja yang tengah kamu rasakan seharian ketika hari itu. Bukan, bukan menceritakan bagaimana kamu bangun pagi, lalu mandi sambil gosok gigi kemudian pergi bekerja lalu ketika malam kembali. Bukan! Tapi, ceritakanlah peristiwa yang sangat berkesan dalam hatimu”. Ya, sebuah motivasi agar kita berlatih dan belajar untuk terus menulis. Seperti motivasi-motivasi lai...

Tentang Kisah Masa Lalu

Gambar
Sengat mahatahari pagi ini agak panas. Suhu dingin memang masih menyisa. Januari sudah mau angkat kaki hendak berlalu. Lalu, mungkin, musim dingin pun menyusul hendak pergi untuk kembali lagi tahun depan. Waktu berputar. Bukan berputar sebenarnya, karena Januari yang kamu temui sekarang adalah bukan Januari yang akan kamu temui di tahun depan. Dan musim dingin yang akan kamu temui di tahun depan adalah makhluk lain yang berbeda dengan musim dingin yang sedang bercengkrama denganmu sekarang. Tentang kisah masa lalu. “kisah-kisah masa lalu para anbiya yang diceritakan Allah swt. Melalui kalamNya, al-Quran, adalah untuk menguatkan Rasulullah” begitulah kurang lebih dosen saya berkata dengan dalil yang berada dalam al-Quran. Saya mengiyakan, karena seperti yang kamu ketahui pula, banyak ayat-ayat ketika Rasulullah saw didustakan oleh kaumnya, setelah ayat itu pula Allah menceritakan bahwa rasul-rasul sebelumnya pun didustakan. Bersamaan dengan itu Allah swt mengaskan bahwa tuga...